![]() |
| Sumber: google.com |
Di perkembangan era digital yang terus melaju dengan pesat,
di indutri perbankan pun dituntut untuk terus melakukan sebuah inovasi dalam
rangsa merespon kebutuhan kosumen itu sendiri.
Bank BJB telah memilih manajemen terbaru yang diharapkan
dapat menjawab tantangan dari perkembangan digital di tengah persaingan yang
cukup ketat.
Bank BJB hadir dengan jajaran manajemen baru yang akan
menjawab tantangan perkembangan digital di tengah persaingan yang kian
kompetitif. Jajaran direksi Bank BJB saat ini dipimpin oleh Yuddy Renaldi
sebagai Direktur Utama, Agus Mulyana sebagai Direktur Kepatuhan, Nia Kania
sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rio Lanasier sebagai Direktur
IT, Treasury, dan International Banking, Suartini sebagai Direktur Konsumer dan
Ritel serta Tedi Setiawan sebagai Direktur Operasional.
Sebagai Direktur Kepatuhan Agus Mulyana mengatakan kalau BJBR
telah berhasil menorehkan kinerja positif pada Triwulan II 2019. Bank BJB mencatat aset terbesarnya mencapai Rp.120,7 triliun yang didukung oleh
penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Berbagai hasil yang positif ini diperoleh berkat komitmen
yang buat oleh bank BJB untuk senantiasa kualitas layanan kepada masyarakat.
"Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada
peluang dan tantangan untuk dihadapi. bank BJB siap menghadapi
tantangan-tantangan baru ini dan membuktikan bahwa bank BJB merupakan bank yang
adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan layanan transaksi
nasabah," ujar Direktur Utama bank
BJB Yuddy Renaldi.
Sumber: ayobandung.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar