![]() |
Alpukat merupakan salah satu buah yang diminati karena
kandungan gizi yang cukup banyak dan baik untuk tubuh. Sayangnya, setiap buah alpukat juga menghasilkan limbah yang cukup berlimpah.
Semua kulit alpukat dibuang ke tempat sampah, termasuk batu
yang merupakan biji alpukat.
Sang master limbah makanan yang merupakan salah satu pendiri
Oddbox, Emilie Vanpoperinghe, mengungkapkan enam trik mengolah limbah alpukat.
Tanam kembali
Dengan menanam biji alpukat, maka kita bisa menumbuhkan
pohon alpukat baru dan mendapatkan buah alpukat dengan mudah.
Untuk menanam pohon alpukat, kita membutuhkan tiga tusuk
gigi, segelas air, dan ambang jendela.
Cara menanamnya, tusuk biji alpukat dengan tusuk gigi,
sehingga biji bisa diletakkan di tepi gelas dengan ujung akar bawah terendam
air. Tempatkan di ambang jendela yang diterangi matahari.
Hanya dalam beberapa pekan, akar dan batang mulai tumbuh
tunas. Saat batang tumbuh sekitar 15 cm, potong sedikit ke belakang, dan
biarkan tumbuh kembali.
Lalu, tanam batang pohon di dalam tanah yang kaya nutrisi,
ketika batang tumbuh 15 cm lagi. Biarkan batang tumbuh menjadi tanaman yang
matang sepenuhnya.
Minum teh alpukat
Jangan salah, biji alpukat bisa menghasilkan air yang
bermanfaat bagi pencernaan. Dengan merebus air biji alpukat, maka kita bisa
mendapatkan seduhan air alpukat hangat, dan bisa menjadi pengganti menu teh di
sore hari.
Caranya, masukkan biji alpukat ke dalam panci kecil berisi
air, lalu didihkan selama lima menit sampai lunak.
Setelahnya, potong halus biji alpukat yang telah lunak itu
lalu masukkan ke teko. Biarkan potongan itu meresap ke dalam air mendidih
selama lima menit.
Lalu, saring ke dalam cangkir dan sajikan selagi hangat.
Jika menyukai madu, Anda bisa menambahkan madu ke dalam minuman tersebut.
Membuat bubuk alpukat
Bubuk dari batu biji alpukat bisa digunakan untuk pemanis
pada smoothies, roti bakar atau salad.
Batu biji alpukat yang mengandung lemak, protein, dan serat
makanan serta antioksidan bisa dinikmati dalam makanan-makanan yang ditaburi
bubuk biji alpukat.
Cara membuatnya, keringkan batu biji alpukat dalam oven
kecil selama beberapa jam. Atau letakkan batu biji alpukat di ambang jendela
yang diterangi matahari selama satu atau dua hari.
Setelah kering, hancurkan biji alpukat dengan cara masukkan
ke dalam plastik lalu haluskan dengan memukul-mukulnya. Bubuk biji alpukat siap
ditabur di beberapa makanan yang Anda sukai.
Masukkan ke dalam
smoothie
Belah batu biji alpukat menjadi dua dengan pisau berat. Lalu
masukkan ke dalam blender dengan bahan smoothie lainnya.
Batu alpukat yang pahit akan lebih cocok jika dipasangkan
dengan bahan yang memiliki rasa yang kuat. Cobalah smoothie coklat kelapa atau
ramuan mangga dan pir manis.
Menjadikan kulit
alpukat jadi pot tanaman
Kemas kulit alpukat dengan kompos dan gunakan untuk menanam
bibit. Bentuk alami mereka membuat pot ambang jendela berukuran sempurna untuk
menanam sayuran dan tanaman lain dari biji.
Memanfaatkan kulit alpukat untuk merawat kulit tubuh
Kulit alpukat bagian dalam bisa bermanfaat untuk kulit kita.
Caranya, gosokkan semua sisa daging yang penuh dengan minyak alpukat, ke
seluruh kulit tubuh. Dengan demikian, kulit tubuh kita bisa menjadi lebih halus
dan lebih sehat.
Sumber: ayobandung.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar