![]() |
| Google.com |
Dalam
berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut disebutkan bahhwa
kemasan galon guna ulang mengandung zat Bisphonel-A (BPA) yang diyakinkan
banyak orang berbahaya bagi kesehatan, bayi, balita dan juga ibu hamil.
Untuk
kalian yang sudah termakan berita Hoax BPA ini wajib mengetahui yang sebenarnya,
ya memang benar kemasan galon guna ulang mengandung BPA namun kandungan BPA
pada kemasan galon tersebut sudah memenuhi syarat ambang batas yang mana hal
tersebut masih aman untuk digunakan.
BPA sendiri
adalah singkatan dari Bisphenol-A yang merupakan senyawa yang digunakan dalam
pembuatan plastik dengan tujuan untuk membuat jenis plastik tetap kuat, tetap
ringan, dan terlihat bening.
Mendengar
berita hoax BPA ini, Ema Setyawati selaku Direktur Pengawasan Pangan Risiko
Tinggi dan Teknologi Baru BPOM mengatakan "Selama memenuhi syarat SNI
tentu saja aman. Sesuai namanya air minum dalam kemasan, maka kemasannya pun
harus aman. Hasil uji kemasan pangan dari plastik PC, sampai saat ini kadar
BPA-nya masih memenuhi syarat ambang batas dan aman untuk digunakan,"
jelas Ema.
Tidak hanya
mengatakan hal tersebut Ibu Ema juga membantah kandungan BPA pada galon guna
ulang yang dapat membahayakan kesehatan manusia, karena BPA yang terkandung
pada galon guna ulang sudah memenuhi syarat ambang batas dan sudah aman.
Sumber:Kumparan.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar