Rabu, 08 Mei 2019

Luna Maya: Puasa Bukanlah Hal Untuk Bermalas-malasan

Sumber: google.co

Luna Maya akan tetap berpuasa walaupun dirinya sedang bekerja. Ia tidak mau menjadikan puasa sebegai sarana bermalas-malasan.

Orang yang mengeluh lemas karena tetap bekerja saat berpuasa menurutnya itu merupakan alasan yang mengada-ngada.

"Justru kalau gak kerja. Jadi lebih berasa. Aku gak pernah membedakan, kalau puasa jadi gak kerja. Alasannya terlalu mengada-ngada, oh karena puasa jadi kurangi kerjaan. Ya gak," kata Luna saat ditemui kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

"Puasa kewajiban, kerja juga kewajiban. Gak ada tuh dalam kamus, karena puasa jadi gak kuat kerja," tegasnya.

Seperti yang sudah diketahui pada bulan Ramadan tahun ini Luna Maya mngambil job isi program acara sahur di salah satu stasiun televisi swasta setelah vakum pada bulan Ramadan yang sebelum-sebelumnya.

"Udah berapa tahun ya absen, lumayan lama absen, mungkin 4 tahun. Ini baru acara sahur lagi," tuturnya.

Luna mengatakan kalau hal ini harus menyesuaikan diri lagi saat kembali syuting program komedi. Apalagi, artis lainnya, orang-orang yang sudah malang melintang dalam dunia komedian.

"Sama Raffi sih iya (dibantuin). Sama yang lain juga pernah bareng. Cuma kadang, bingung bercandanya," pungkasnya.





Sumber: akurat.co

Gempita Baper Kalau Lihat Ada Adegan Marah-marah

Sumber: google.com
Saat bulan Ramadan selalu bekerja sendiri, penyanyi Gisella Anastasia mengatakan kalau anaknya Gempi Noura Marten tidak pernah suka untuk diajak datang ke tempat dirinya syuting dan bekerja.

"Gak (nonton). Gempi kalau jam segini pasti ada kegiatannya sendiri sih. Cuma kemarin sempet ikut nemenin, tapi dia (Gempi) takut ada rame-rame," kata Gisel saat ditemui kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

Gisel mengatakan kalau Gempi itu merupakan anak yang sangat pemalu saat berada di lokasi syuting. Katanya Gempi juga tidak bisa diperlihatkan sesuatu perilaku yang cukup keras meskipun itu hanya akting.

Contohnya saat Gading Marten memerankan karakter antagonis yang pemarah. Kata Gisel, Gempi sudah pasti menangis.

"Dia (Gempi) dari kecil baper. Syuting saur sama bapaknya sama aku sama sutradara kita aja dia baper cuma karena suara kenceng 'action' gitu, dia nangis," jelasnya.

"Ada akting papanya marah-marah ke orang gitu dia nangis. Jadi memang dari bayi dia ga bisa liat orang teriak sampe sekarang. Memang karakter masih sama, lembut," sambungnya.

Menurut Gisel, Gempita tidak akan pernah  tahan melihat adegan berperilaku keras karena Gisel memang anak yang lembut.

"Kan suka ada adegan marah atau gimana disini kan, padahal itu cuma akting, cuma dia kan orangnya lembut jadi baper. Dipikirnya marah beneran. Aku udah kasih pengertian sih," tutupnya.



Sumber: akurat.co

Mengenai Sawit, Malaysia Tuding Uni Eropa yang Memulai

Sumber: google.com

Malaysia menuduh kalau Uni Eropa yang sudah memulai "perang dagang" atas rencananya untuk membatasi penggunaan minyak sawit dalam biofuel.

Malaysia pun mengancam akan segara melakukan tindakan pembalasan di organisasi perdagangan sedunia (WTO), seperti dilansir dari VOA pada Kamis (9/5/2019).

Seperti yang sudah diketahui, Malaysia merupakan produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, setelah Indonesia. Mereka akan sangat terdampak atas apa yang direncanakan Uni Eropa yang menghentikan penggunaan biofuel menjelang tahun 2030.

Teresa Kok, menteri Malaysia yang akan bertanggung jawab atas perdagangan minyak sawit, sedang berkunjung ke ibukota-ibukota Eropa.

Kunjungannya ini untuk mendesak pembatalan pembatasan penggunaan sawit dalam biofuel Eropa. Dan pemerintahannya akan melawan jika Uni Eropa tidak mundur.

Kok mengatakan kalau Malaysia akan berkonsultasi dengan Indonesia sebelum mempelajari tindakan apa yang bisa diluncurkan di WTO untuk melawan Uni Eropa.




Sumber: akurat.co

Tawuran Antar Remaja di Petamburan Bikin Warga Panik

Sumber: google.com

Tawuran antaremaja menggemparkan telah  warga dan pengendara di kawasan  Petamburan pada Kamis sekitar pukul 02.30 WIB.

"Lemparan batunya mengenai tenda tadi," kata Ali, pedagang di Gang Paksi, Petamburan 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis(9/5/2019).

Ali mengatakan tawuran itu sudah berlangsung selama setengah jam dan tedapat lemparan batu yang mengenai tendanya saat sedang berjualan pecel lele di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, saksi mata lain juga mengatakan kalau dirinya tengah menonton bola saat puluhan remaja yang awalnya ingin membangunkan warga untuk sahur tiba-tiba terjadi saling melempar bebatuan dan botol kaca.

Beberapa menit sebelum bentrokan terjadi, puluhan remaja saling melempar bebatuan dan botol kaca di depan Gang Paksi Petamburan 3 pada sekitar pukul 02.30 WIB.

Bentrokan akhirnya berhenti setelah beberapa polisi mendatangi lokasi kejadian dan dilerai oleh beberapa warga di sekitar lokasi.

Batu dan pecahan kaca yang berserakan di jalan raya di sekitar Gang Paksi Petamburan 3 setelah puluhan remaja yang terlibat tawuran akhirnya bubar dan warga juga mulai meninggalkan tempat kejadian.





Sumber: akurat.co

Sebuah Konveksi di Pademangan Dilalap Si Jago Merah

Sumber: google.com

Bangunan berlantai tiga yang telah digunakan untuk sebuah tempat usaha konveksi di Jalan Waspada Raya, RT06/05, Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara hangus dilalap si jago merah pada Rabu malam.

Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara yang sudah menerima laporan kebakaran pada pukul 22.42 WIB langsung meluncur ke lokasi kejadian.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.45 WIB, setelah mengarahkan 10 unit kendaraan pemadam kebakaran," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, saat dikonfirmas, Rabu(9/5/2019).

Petugas pemadam kebakaran kini sedang berusaha keras untuk melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

Pihak PLN, PMI, AGD Dinkes, Satpol PP, Dishub, polsek dan koramil juga sudah diturunkan ke lokasi agar dapat membantu proses pemadaman.

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan jika ada korban jiwa dan maupun perkiraan kerugian akibat peristiwa ini.




Sumber: akurat.co

Senin, 10 Desember 2018

Kasus Misbakhun Pernah Booming Dikalangan Masyarakat

Sumber: Google
Kasus Misbakhun pernah menghebohkan Masyarakat Indonesia dengan sebuah tudingan "Misbakhun korupsi" itu membuat Misbakhun tak takut sama sekali. Ia bisa menyelesaikan masalah tersebut dan di bebaskan dari penjara.

Sewaktu Mukhamad Misbakhun berprofesi menjadi seorang anggota Panitia aktif kasus Century di DPR, pernah mendapatkan tuduhan yang menyatakan bahwa Misbakhun korupsi dimana dirinya terkena tuduhan kasus pemakaian L/C palsu di Bank Century pada 26 April 2010, yang membuat dirinya menjadi bersalah dan berurusan dengan kepolisian.

Akibat tuduhan terlibatnya dalam kasus tersebut, dan dianggapnya Misbakhun korupsi saat era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat Misbakhun mendapatkan hukuman 2 tahun di penjara. Namun, Misbakhun tak terima karena tidak ada yang salah dengan dirinya yang akhirnya Misbakhun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kepada Mahkamah Agung (MA).

Setelah di telusuri adapun keputusan PK MA yang diajukan oleh Misbakhun menyatakan bahwa kasus Misbakhun bukanlah kasus pidana akan tetapi yang sebenarnya adalah kasus perdata. Dan karena semua itu Misbakhun dibebaskan dari penjara dan juga mengembalikkan nama baiknya serta martabatnya pada kedudukan semula.

Bagi Misbakhun penjara itu membebaskannya dari semua rasa takut akan hal-hal bersifat duniawi. Misbakhun pun membuka hatinya lebar-lebar bahwa Ia harus segera memaafkan semua orang yang telah mendzoliminya dengan tuduhan-tuduhan semua itu.

Setelah kasus Misbakhun telah usai akhirnya ia pindah dari PKS ke Golkar, Ia pindah bukan karena permasalahan Misbakhun korupsi. Tetapi karena posisinya telah tergantikan pada saat itu.

Setelah melewati masa kegelapan itu semua dan kasus Misbakhun selesai pun sekarang masih berprofesi menjadi Politisi Partai Golongan Karya, Daerah Pilihan Jawa Timur II dan Anggota DPR Komisi X.

Kasus Misbakhun bisa diambil pelajarannya, saya pribadi berharap bahwa para penguasa itu harusnya bisa mengambil contoh dari sebuah kesalahan ini. Dan menjadikannya penguasa yang tidak menyalahgunakan jabatannya

Minggu, 02 Desember 2018

Yusril: Kasus Misbakhun Tidak Ada Sangkut Paut Dengan Kasus Korupsi

Sumber: Google
Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan, kasus Misbakhun Korupsi yang membuat Muhammad Misbakhun harus menjalani beberapa hukuman, tidak ada kaitannya dengan sebuah kasus Korupsi. Akan tetapi banyak masyarakat menganggap itu sebagai kasus yang membuat Misbakhun Korupsi.

"Termasuk oleh SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono)," kata Yusril, saat acara launching buku tentang Misbakhun yang berjudul "Melawan Takluk", Senin (15/10) di Jakarta.

Dijelaskan Yusril, motif politik dalam kasus Misbakhun sudah sangat jelas. Dia menilai, kasus letter of credit yang dituduhkan kepada kasus Misbakhun itu aneh. Seorang komisaris perusahaan dituntut harus bertanggungjawab. “Ini terlalu jauh dalam mengeluarkan LC, komisaris dituduh ikut serta melakukan,” katanya.

Dia menegaskan, terjadinya kasus mengenai Misbakhun Korupsi itu pun terjadi karena Mukhammad Misbakhun sangat lantang bersuara dalam mengungkapkan dan meminta skandal Bank Century dibawa ke jalur hukum saat menjadi anggota DPR. Menurut dia, sampai sekarang ini tidak ada kejelasan proses hukum kasus Bank Centrury itu.

Yusril juga menegaskan mengenai kasus Misbakhun seharusnya putusan Peninjauan Kembali (PK), membatalkan putusan sebelumnya. Apa yang didakwakan tidak terbukti, seperti yang telah dituduhkan kepada Mukhammad Misbakhun. Dan itu membebaskan dan mendudukkan hak dan martabat ke posisi semula.

“PK tetap membatalkan kasasi dan membebaskan serta mengembalikan ke posisi semula,” ujar pada perkataannya itu.

Dia juga menegaskan, proses hukum yang harus dijalani Misbakhun penuh dengan rekayasa. “Semoga kasus Misbakhun Korupsi tidak terulang kembali ke orang-orang lain,” tegasnya.

Sebelum launching buku itu digelar teater yang menggambarkan tentang detik-detik kasus Misbakhun yang dijadikan tersangka dan ditahan dalam kasus Misbakhun Korupsi mengenai gugat dugaan LC fiktif Bank Century.

Mukhammad Misbakhun menegaskan, buku kriminalisasi terhadap dirinya merupakan noktah hitam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. “SBY Demokrat sejati, taat hukum, menjunjung Hak Asasi Manusia, tetapi dalam kasus saya beliau terbukti melakukan kriminalisasi,” kata Misbakhun dalam sambutannya. “Dan ini akan dicatat dalam sejarah pemerintahan SBY bahwa dalam pemerintahannya beliau pernah memenjarakan seseorang yang namanya Mukhammad Misbakhun,” ungkap dia.

Misbakhun mengaku tegar saat dipenjara. Apalagi, ketika keluarganya menerima semua itu. Karenanya, ia salut kepada anak dan istrinya. “Itu merupakan energi positif bagi saya, bagaimana saya harus melawan. Bagaimana strategi saya harus melawan,” katanya.